27 Mei 2017

Kudus : Sapi Lada Hitam dan Ayam Rica Istana Mie & Es

Tempat makan yang satu ini memang tidak asing lagi untuk sebagian orang karena banyak sekali cabangnya dan sangat mudah untuk ditemukan dibeberapa daerah. Di Kudus sendiri Istana Mie & Es ada 2. Yang pertama berada di ✅ Pasar Swalayan ADA Lt. 1 dan yang ke dua berada di ✅ Kudus Extention Mall Gf 23.

Karena kebetulan istri sering belanja di Pasar Swalayan ADA jadi Istana Mie & Es menjadi tempat makan kami setelah lelah muter-muter. Dan di Istana Mie & Es banyak sekali menu yang ditawarkan, tetapi yang menjadi favorit kami adalah Sapi Lada Hitam dan Ayam Rica.


Kudus : Sapi Lada Hitam dan Ayam Rica Istana Mie & Es

Untuk menu Sapi Lada Hitam bisa pilih pakai mie atau nasi. Tapi menurut saya kembali ke selera masing-masing. Dinikmati dengan nasi oke... dinikmati dengan mie juga oke... kok. Sama-sama nikmatnya, sama-sama menggugah selera makan. Daging sapinya sangat lembut gak perlu ngeluarin banyak tenaga untuk ngunyah alias alot.

Kudus : Sapi Lada Hitam dan Ayam Rica Istana Mie & Es

Dan untuk Ayam Ricanya juga saya rekomendasikan untuk kalian yang tertarik untuk mengunjungi Istana Mie & Es. Walaupun sekilas telihat rasa-rasa pedas tetapi untuk rasa gak semenakutkan dari warna merahnya kok. Tetap bisa bersahabat dengan lidah yang gak suka makanan pedes.

Tempatnya juga bersih walaupun menurut saya agak kurang luas. 

Dan soal harga Sapi Lada Hitam berkisar Rp. 32.000,00. 
Ayam Rica berkisar Rp. 27.000,00.

18 Mei 2017

Horog-Horog Makanan Khas Dari Jepara

Horog-horog adalah makanan khas di Kabupaten Jepara yang terbuat dari tepung pohon aren. Bagi masyarakat Kabupaten Jepara, kuliner horog-horog sudah tidak asing lagi. Makanan warisan nenek moyang masyarakat Bumi Kartini ini merupakan menui stimewa.
 

Karena cocok dipadukan dengan beberapa jenis makanan lain. Antara lain pecel, bakso, sate, bahkan dapat dijadikan variasi untuk berbagai jenis minuman.
 

Sensasi rasa darimakanan berbahan tepung sagu ini semakin terasa di lidah saat berpadu dengan sayur atau minuman. Cara masyarakat Jepara mengolah dan menyajikan horog-horog sangat beragam. Selain dapat dimakantanpa campuran bumbu, sayur, atau menu lain, horog-horog juga kerap dijadikan makanan pengganti nasi.
 

Meskipun pedagang horog-horog di Kota Ukir terbatas, namun untuk mendapatkan kuliner itu di KotaUkir tidaklah sulit.Hampir di semua pasar tradisional ada penjual horog-horog. Bahkan warung-warung makan disejumlah daerah di Jepara, juga menyediakan horog-horog dalam berbagai olahan. Jika membeli di warung makan, satu potong biasanya dihargai Rp 1.000,00.

Horog-Horog Makanan Khas Dari Jepara

Salah satu kuliner yang sering bisa dijumpai adalah bakso horog-horog. Secara umum bakso horog-horog sama dengan bakso pada umumnya. Ada bakso, mie, serta irisan daging. Pembeda bakso horog-horog dengan bakso pada lain, yaitu campuran horog-horog. Jika kebetulan berkunjung ke Bumi Kartini, di kawasan kota banyak penjual bakso horog-horog.

Baca juga Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono
 

Horog-Horog di bungkus di dalam daun jati atau pisang sehingga makin menambah sedap untuk di nikmati. Jadi ketika kalian ke Jepara, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner tradisional khas Jepara yang kenyal nan gurih yang biasanya di sajikan di atas lipatan daun jati ini.
 

Makanan khas Jepara ini terbuat dari olahan pohon Aren. Proses pembuatanya cukup panjang dan lama, dimulai dari pengerukan sagu dari batang aren, kemudian tepung aren dicuci, setelah itu dilakukan pengeringan dengan bantuan abu di atas adonan. Adonan selanjutnya dikukus secara kering hingga berbentuk gumpalan-gumpalan kecil, pengukusan ini dilakukan beberapa kali berulang-ulang hingga terbentuk gumpalan kristal yang terasa kenyal.
 

Ada juga yang percaya kalau suasana hati pembuat horog-horog saat proses memasak sangat berpengaruh sama hasilnya lho...
 

Makanan Horog - horog yang telah populer sejak era gerakan tiga puluh September atau biasa disebut dengan “Gestapu”. Makanan yang pernah tenar pada masa Partai Komunis Indonesia (PKI) itu merupakan salah satu kekayaan kuliner yang dimiliki oleh kota kelahiran R.A Kartini.
 

Horog- Horog memiliki kandungan protein cukup tinggi. Mungkin, tidak banyak orang yang mengenal horog-horog sebagai bahan pangan alternative sebagai pengganti nasi. Sebab, hanya sebagian masyarakat tertentu di Indonesia yang mengonsumsi horog-horog, khususnya masyarakat Jepara.
 

Horog-horog juga bisa mengantisipasi penyakit diabetes (kencing manis). Sebagai perbandingan, kandungan gizi pada sagu (bahan pembuat horog-horog) mengandung karbohidrat 94 gram, serat 0,5 gram dan protein 0,2 gram, sedangkan 100 gram padi mengandung protein 6.8 gram dan kalori 365.
 

Di desa Plajan, Bugel, dan Menganti adalah salah satu sentra pembuatan horog-horog atau kalau hanya ingin menikmati makanan ini bisa mengunjungi pasar sore Karangrandu di Kecamatan Pecangaan.
 

Jadi ketika kalian ke Jepara, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner tradisional khas Jepara yang kenyal nan gurih yang biasanya di sajikan di atas lipatan daun jati ini. Jangan hanya membayangkanya saja, segera kunjungi Jepara dan selamat berwisata!

16 Mei 2017

Yuk Kenali Tradisi Dandangan di Kudus Jawa Tengah

Seperti biasa sebelum Ramadhan Kabupaten Kudus selalu menggelar even Dandangan. Oleh masyarakat Kudus, prosesi Dandangan ini menjadi penanda memasuki bulan Ramadhan. Pastinya orang kudus sudah kenal yang namanya Tradisi Dandangan atau Event Dandangan ini. Dan yang uniknya adalah ada hiburan pasar malam sebelum even Dandangan. Di Jember Kudus sudah mulai terlihat ramai. Warga memanfaatkan pasar malam sebagai ajang rekreasi alternatif. Baca juga : 5 Alasan Kenapa Melakukan Perjalanan Darat Itu Menyenangkan.
 

Keberadaan pasar malam memang menjadi rutinitas setiap tahunnya jelang Dandangan. Pasar malam kali ini sedikit berbeda dengan biasanya. Tidak hanya diisi komedi putar, ombak banyu tapi juga atraksi pertunjukan ikan lumba-lumba. Untuk pertunjukan lumba-lumba, berada di lapangan Jember. Lokasi tersebut berada di samping SMA 2 Kudus, yang biasanya tak digunakan pasar malam.


Yuk Kenali Tradisi Dandangan di Kudus Jawa Tengah

Dandangan biasa diselenggarakan selama 10 hari. Mengenai lokasi Dandangan, akan mengacu pada kegiatan tahun sebelumnya. Yaitu bertempat di Jalan Sunan Kudus, Jalan Madurekso, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Menara, Jalan Pangeran Puger, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Wahid Hasyim dan Jalan Kudus Jepara.

Di sepanjang Jalan Sunan Kudus, mulai dari perempatan Pekojan – Jember sudah terlihat kesibukan para pedagang. Sejumlah truk tampak parkir dan membongkar peralatan dan barang dagangan milik pedagang. Dagangan itu 
kemudian di tumpuk di tepi jalan, di depan deretan toko-toko yang mulai buka.

Semula, para pedagang yang ikut Dandangan di depan masjid hanya menjual aneka makanan tradisional. Baca juga Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono. Memasuki tahun 1980-an, jumlah pedagang semakin bertambah. Para pedagang itu tidak hanya berasal dari Kudus melainkan datang dari daerah-daerah lain seperti Jepara, Pati, Rembang. Salah satu ciri khas dagangan di Dandangan adalah kreweng, sejenis kerajinan tanah liat, pakaian, peralatan dari tanah liat, vas bunga, kelinci, pernak-pernik, aksesoris dan berbagai jajanan aneka jenis.
 

Sebagian pedagang berjualan secara lesehan dan sebagian lagi berjualan dengan tenda atau gerai yang disediakan oleh Dinas Perdagangan.
 

Dandangan merupakan tradisi unik. Menurut sejarah, nama ”dandangan” diambil dari suara beduk Masjid Menara Kudus yang berbunyi dang, dang, dang saat ditabuh untuk menandai awal bulan puasa. Tradisi ini sudah ada sejak sekitar 450 tahun lalu, pada masa Sunan Kudus (Syeikh Jakfar Shodiq) menyebarkan Islam di Kota Kudus.

Awalnya, dandangan adalah tradisi berkumpulnya para santri di depan Masjid Menara Kudus setiap menjelang Ramadhan. Mereka menunggu pengumuman Syeikh Jakfar Shodiq tentang penentuan awal puasa.

Seiring berjalannya waktu dan banyaknya santri yang berkumpul di depan Masjid Menara Kudus, tradisi dandangan lalu tak sekadar mendengarkan pengumuman awal puasa, tetapi juga dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan di sekitar masjid.

Akhirnya, dandangan dikenal masyarakat sebagai pasar malam yang ada setiap menjelang Ramadhan.
Begitulah tradisi unik yang rutin diadakan di Kudus menjelang bulan Ramadhan. Bagaimana dengan di daerahmu teman? Ada tradisi unik apa?

15 Mei 2017

Tipe-Tipe Orang yang Sering Kita Temui Saat Di Kolam Renang

Berenang memang salah satu olahraga yang menyenangkan. Renang adalah salah satu alternatif olahraga yang menyenangkan untuk mendapatkan kebugaran tubuh. Renang nggak membutuhkan partner layaknya sepak bola, bulutangkis, ataupun basket. Berenang seringkali menjadi antitesis bagi kebanyakan jenis olahraga yang terkesan membosankan, melelahkan, dan membuat tubuh kurang nyaman karena banyaknya keringat yang dikeluarkan.

Olahraga ini memang, membutuhkan tempat khusus untuk berenang. Peralatan khusus seperti kacamata, baju renang, dan sebagainya kadang juga dibutuhkan.

Namun, nggak semua yang pergi ke kolam renang itu untuk berenang. Kalo kalian berenang di kolam renang umum, pasti akan ada macem-macem kelakuan orang yang ditemui di sana. Ya... ternyata kolam renang ngggak cuma tempat orang berenang doang loh...

Berikut ini adalah Tipe-Tipe Orang yang Sering Kita Temui Saat Di Kolam Renang. 


Tipe-Tipe Orang yang Sering Kita Temui Saat Di Kolam Renang

Tipe Cuma Main Air

Yang kaya gini sih biasanya datengnya rombongan dan mereka hobi sekali menyemprotkan air ke teman-temannya. Mereka bahkan nggak pernah benar-benar berenang di kolam. Bisa dibilang mereka hanya kecibang-kecibung di air sambil teriak kegirangan. Kalo di hitung prosentase terdiri atas 5% aktivitas renang, 85% aktivitas cibang-cibung air, dan 10% sisanya hanya Allah yang tahu.

Tipe Orang yang Pacaran


Tujuan mereka emang bukan buat berenang, ya cuma sekedar menghabiskan waktu bersama aja. Yang nyebelin itu mereka kadang suka mesra-mesraan di tempat umum. Terus... yaudah sih gitu doang mereka... 
Biasanya ada sedikit nafsu disana, kapan lagi mau nyuci burung di tempat umum?

Tipe Orang yang Jago Berenang 


Mereka biasanya berenang bolak balik di satu lajur, yang begini biasanya sih atlet renang lagi latihan. Baca juga : Kamu Pernah Ikut POPDA? 
Atau orang yang rutin olahraga renang. Tipe ini biasanya bisa kamu lihat menggunakan peralatan renang lengkap dan sedang berenang.

Tipe Keluarga Bahagia

Salah satu cara untuk menyenangkan anak adalah mengajak mereka pergi ke kolam renang. Tujuannya cuma untuk senang-senang aja bersama keluarga, terutama untuk sang anak. Sekedar informasi, anak yang sering diajak bermain di kolam renang, memiliki keseimbangan dan kemampuan memahami lebih baik dibandingkan yang tidak pernah diajak berenang. Keterampilan fisiknya saat dewasa juga akan menjadi lebih baik. Tuh... makanya sering-sering ajak anak untuk main di kolam. Kalau belum punya anak cepet-cepet bikin anak dulu. Apa? Jomblo? Ya... sudahlah nggak usah berharap banyak pada poin ini.

Tipe Pipis Di Kolam

Tipe ini memberikan sensasi air hangat bagi yg berada di sekitarnya, terdengar konyol memmang. Tetapi hal ini bisa terjadi kepada semua pengunjung kolam renang. Mereka beranggapan jika pasti semua yang ada didalam kolam juga melakukan hal yang sama. Jadi bisa dibilang alangkah indahnya hidup ini jika berbagi pipis di kolam renang.

Tipe Orang yang Nggak Bisa Berenang

Ini kebalikan dari orang yang jago berenang, biasanya mereka cuma duduk di pinggir kolam sambil makan dan lirik-lirik cewek-cewek yang ada di kolam. Mereka jarang sekali masuk ke dalam kolam renang karena malu nggak bisa berenang. Paling banter merekan masuk ke kolam yang kedalamannya nggak lebih dari udel mereka.

Kalau kamu sendiri tipe yang mana saat sedang berada di kolam renang? Curhatin lewat kolom komentar, dong.

12 Mei 2017

5 Alasan Kenapa Melakukan Perjalanan Darat Itu Menyenangkan

Sebagian besar dari kita suka bepergian, seperti saya. Saya sangat menikmati perjalanan ke tempat-tempat menarik, dan saya adalah salah satu orang yang sangat menyukai perjalanan darat.

Entah hanya berdua atau bahkan berombongan, entah dengan mobil, sepeda motor, bus, atau kereta, bahkan truk sekalipun, perjalanan darat selalu memakan waktu lebih lama.

Ya memang benar jika dibandingkan dengan perjalanan laut atau bahkan udara yang lebih cepat.

Namun disitulah serunya. Dimana waktu lama tersebut akan membuatmu lebih lama juga bersama dengan teman seperjalananmu.


5 Alasan Kenapa Melakukan Perjalanan Darat Itu Menyenangkan

Berikut ini adalah 5 Alasan Kenapa Melakukan Perjalanan Darat Itu Menyenangkan.

Dapatkan Fleksibilitas

Kamu bisa lebih fleksibel dalam membawa kendaraan di jalan menuju tujuan. Tidak ada jadwal yang mengikat. Kamu bisa mengambil rute apapun yang kamu inginkan, dan kamu bisa merencanakan perjalanan sesuka kamu.

Random, Spontan dan Lihatlah Tempat Menarik

 
Kamu bisa melakukan perjalanan secara spontan, bisa melihat berbagai tempat di perjalanan dan bisa berhenti di sana untuk mengunjunginya. Kamu bisa bertemu dengan sesama traveler, dan beristirahat sejenak. Kamu bisa bertemu orang-orang di jalan yang bisa menunjukkan tempat-tempat yang lebih seru lagi.

Fun

Perjalanan darat sangat menyenangkan, dengan musik di mobil sesuai selera kamu. Kamu bisa melihat berbagai arah dan merasakan angin sepoi-sepoi di jalan. Ini menyenangkan dengan musik dan orang yang kamu ajak untuk bepergian.

Temukan Makanan dan Petualangan Lokal yang Berbeda

Kamu bisa mencicipi makanan lokal yang berbeda dan baru saat dalam perjalanan. Baca juga
Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono. Kamu bertemu dengan orang-orang lokal dan belajar tentang kehidupan mereka. Kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk mengamati kehidupan yang berbeda.

Kamu Bertambah Dewasa

Alasan paling penting untuk melakukan perjalanan darat, adalah mendapatkan pengalaman dalam hidup kamu. Kamu mungkin menghadapi tantangan dalam perjalanan yang tidak kamu dapatkan dalam keseharian kamu.

Pernahkah kamu melakukan perjalanan darat dan mungkinkah ada lebih banyak alasan lagi kenapa perjalanan darat itu menyenangkan? Tinggalkan komentar.

17 Apr 2017

Kamu Pernah Ikut POPDA?

Halo para blogger yang budiman...!!!

Emang dasarnya blogger amatiran ya kayak gini. Pengen nulis sesuatu tapi males ngetiknya. Kapan kerennya kalau gini terus. Ya sudahlah mau gimana lagi...

Oke...

Saya agak bingung mau mulai cerita dari mana. Hmmm... gini... gini... gini...

Ada yang pernah ikut POPDA gak? Itu loh Pekan Olahraga Pelajar Daerah. Semacam perlombaan untuk para pelajar. Jadi kalau kamu punya prestasi dibidang olahraga, kamu pasti akan diikut sertakan Bapak/Ibu Guru kalian untuk mengikuti POPDA.

Ini pasti yang pernah ikut POPDA bacanya sambil angguk-angguk kepala. Kalau yang gak pernah ikut POPDA pasti mikir POPDA itu makanan apa???

Yah... wajar aja sih ya... karena gak semua siswa jago dibidang olahraga. Pengalaman saya selama ngajar, pasti akan menemui model siswa yang males olahraga. Dia cuma suka jam pelajaran olahraga karena bosan dengan mapel yang lain karena mesti duduk didalam kelas.

Dikasih materi cabang atletik lari 100 meter udah pusing, pengen muntah, mual, serasa mau pingsan. Rasanya pengen neriakin bocah model kayak gini!!!

“Hah!!! Situ hamil ya???”

“Gak Pak!!! Saya kan cowok!!!”

“Mukanya biasa aja, gak usak sok kecantikan gitu!!! Saya geli ngelihatnya!!!”

Disuruh lari 100 meter banyak alasan, ngejar-ngejar gebetan sampai darah titik penghabisan gak ada rasa capeknya. Dasar bocah!!! Apa perlu pas lari 100 meter saya taruh gebetan kamu di garis finis?

Ada-ada aja kelakuan murid jaman sekarang *sifat kebapakannya keluar.

Tahun ini saya dapat tugas jadi official cabang renang. Official renang beranggotakan terdiri 4 Guru. Ssst!!! Jangan berisik!!! Saya tahu pasti ada yang gak percaya kalau saya bisa berenang kan?

Tenang... saya blasteran ikan gabus dan berang-berang. Jadi untuk urusan renang sudah jadi kebiasaan sehari-hari.

Sebagai Guru Penjaskes yang ganteng satu Kecamatan, saya terima-terima aja dijadikan official cabang renang. Tinggal melatih aja apa susahnya kan. Itu pemikiran awal saya.

Kenyataan di kolam berbeda!!!

Beberapa sekolah mengirim muridnya untuk diseleksi tetapi gak tahu kemampuan muridnya sendiri. Sedikit ngawur kalau bisa saya bilang. 

Jepara Olympic Pool

Tiba dikolam renang kelihatannya masih baik-baik saja, masih terlihat meyakinkan. Semuanya pemanasan dipinggir kolam sebelum dimulai seleksi. Ada yang bakar sampah, ada yang bikin api unggun, ada yang bawa obor.

“Kalian semua mau ngapain?”

“Biar panas Pak!!!”

“Kenapa gak ngemut knalpot sekalian!!!???”

Pemanasan dipinggir kolam selesai kemudian anak-anak masuk kekolam renang semua untuk melanjutkan pemanasannya di dalam kolam.

Bravo!!!

Ternyata ada yang takut masuk kolam.

Ada yang berani masuk kolam tapi langsung tenggelam.

Ada yang lari-lari sambil bawa obor dipinggir kolam.

Ini maksudnya apa? Kok ada yang ngirim murid yang gak bisa renang untuk dikut sertakan seleksi renang.

Mungkin Bapak/Ibu Gurunya berpikir asal kirim murid aja lah... entar juga dilatih sama officialnya barang 5 menit 10 menit juga langsung bisa renang.

Eh... Pak... Bu... emangnya muridnya sampean itu anak kodok? Asal nunjuk murid terus dikirim ke kita untuk diseleksi. Lah iya kalau beneran anak kodok tinggal nyemplungin ke kolam. Udah biarin aja entar juga renang sendiri. Ini murid sampean mesti kita apain?

Hah... ada-ada aja...

Harusnya murid yang dikirim memang dasarnya punya kemampuan berenang, jadi kita tinggal mematangkan saja. Bukan mempersiapkan dari awal. Mana cukup waktunya.

Singkat cerita hasil dari seleksi yang ketat. Seketat baju renang mereka. Terpilih juga 4 murid laki-laki dan 1 murid perempuan. 5 anak ini dijadwalkan latihan seminggu 3 kali setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Latihan sudah jalan hampir satu bulan semoga ada yang bisa dapat beberapa medali. Itu harapan kita sebagai official renang.

Kalau sampai gak bisa dapet satupun medali, 5 anak ini rencananya akan kita jual di Tempat Pelelangan Ikan secara kiloan.

16 Feb 2017

Alasan Kenapa Cowok Memilih Gaya Rambut Gondrong

Sekarang ini banyak sekali gaya rambut yang bisa di pilih para cowok untuk menambah rasa percaya diri dan bisa menjadi salah satu cara menarik perhatian dari para cewek. Tidak sedikit dari cowok-cowok ini meluangkan waktunya ke salon untuk menata model rambut mereka. Ada yang setia dengan gaya rapi tetapi tetap terlihat elegan, ada yang suka dengan gaya rambut botak, dan ada juga yang menyukai gaya rambut gondrong.
 
Mereka mempunyai pendapat masing-masing tentang semua gaya rambut yang ada, tanpa terkecuali gaya rambut gondrong. Alasan mereka juga beragam kenapa lebih memilih gondrongin rambut.
Alasan Kenapa Cowok Memilih Gaya Rambut Gondrong

Tuntutan Pekerjaan

Daripada bingung pakai wig, mending rambut di gondrongin aja. Jadi pas jadwalnya mangkal nggak perlu repot-repot lagi nyari-nyari wig. Walaupun mereka bisa dibilang krisis identitas, tetep aja kalau mereka lari di kejar-kejar saat razia otot cowok mereka mendadak keluar semua.

Biar Kayak Rocker

Cowok tipe ini suka dengan gaya rambut gondrong gara-gara dia suka juga dengan musik yang tiap hari dia dengarkan. Slank, Boomerang, Jamrud, dan Kangen Band adalah grup band yang penampilannya ngerock abis.

Pelampiasan Masa Sekolah

Dulu pas sekolah pengen gondrongin rambut kayak Adipati Dolken susahnya minta ampun, poni baru panjang dikit kayak rambutnya Andika Kangen udah kena razia Guru. Sekarang udah lulus sekolah tanpa pikir panjang bebas mau gondrongin rambut.

Pengen Terlihat Gahar

Mungkin karena ada yang berpikir kalau punya rambut gondrong bisa meningkatkan kepercayaan diri dan akan terlihat gahar di depan orang-orang. Padahal nggak tahunya kalau malam masih suka mangkal.

2 Feb 2017

Follbacknya Kaka...

Hay...

Akhirnya saya bisa bikin celotehan yang nggak penting lagi disini. Sebetulnya saya nggak ada kesibukan di awal tahun ini. Saya benar-benar memanfatkan waktu untuk sedikit bersantai sebelum membuat laporan keuangan di bulan Maret nanti. Agak bingung juga mau bahas apa, soalnya memang nggak ada yang menarik untuk dibahas.

Tapi saya mencoba nyari topik yang sedikit memaksa untuk dibagikan kepada pembaca. Paling tidak saya berusaha untuk mengisi beberapa postingan di bulan ini.

Postingan ini saya tulis langsung dari kantor dengan memanfaatkan wifinya lho...

☝ Jadi mau bahas topik apa sekarang?

Sebentar... saya masih berpikir mau bahas apa πŸ™‡

Ah... saya sepertinya kehilangan mood untuk mikir yang berat-berat. Oh ya saya sekarang punya instagram.

Follbacknya Kaka...

Nggak kaget ya?

Nggak tertarik ya?

Oke... saya bisa ngerti kok 😭

Sejak lama saya menjadi pecinta Nokia garis keras dan nggak mau berpaling dari Nokia 1202. Walaupun smartphone merajalela di jual di counter HP, saya nggak pernah tergoda untuk ganti HP. Ini indikasi setia dengan HP lama atau memang saya nggak mampu untuk beli. Cuma ya itulah, saya lebih milih beli susunya Hafizh dari pada mikir HP baru. #AyahHebat #AyahGakButuhSmartphone
 

Sampai-sampai temen sekantor saya mungkin ngerasa gemes sama saya. Bukan karena wajah saya masuk kategori 7 pria ngegemesin versi On The Spot ya. Karena saya dari dulu nggak gaul soal perHPan. Kayaknya kok nggak enak baca perHPan ya, hmmm saya ralat saja. Karena saya dari dulu nggak gaul soal ponsel.

Saya sering dihujat, dibully, dicium. Eh... yang terakhir nggak ya. Apa yang salah dengan HP jadul gitu? Maksud saya walaupun jadul toh fungsinya sama, bisa untuk telfon, bisa untuk SMSan, bisa untuk PHPin selingkuhan juga. Kurang apa coba?

Mungkin yang dimaksud temen saya beli smartphone biar bisa main sosial media. Untuk sosial media sendiri saya agak ngerasa bingung karena saking banyaknya pilihan. Sosial media yang saya punya cuma muka buku atau biar keren orang menyebutnya facebook.

Lhohhh... katanya punya instagram juga?

Tenangkan amarahmu sodara-sodara. Ceritanya gini kenapa saya kok sampai akhirnya bikin akun instagram juga. Pada suatu hari yang panas dan bikin gerah masyarakat Jepara dan sekitarnya. Saya pulang dari sekolah menuju rumah, setelah sampai rumah saya dikejutkan dengan HP yang dibelikan Mama.

Ternyata mertua nggak segalak yang dibayangkan kan 😁

Bisa jadi setelah menginap beberapa malam dirumah kami, Mama merasa iba melihat HP Nokia 1202 yang setiap hari dibawa menantunya kemana-mana.

Emang dasarnya darah gembel, ya saya langsung terima saja HP pembelian dari Mama. Saya nggak ngelihat dari harganya sih tapi namanya pemberian orang tua ya saya sangat menghargai itu. Lha wong HP yang Nokia 1202 itu saja dulu juga pemberian dari Bapak saya sewaktu masih sekolah. Toh masih saya pakai sebelum dapet hadiah HP baru.

Karena dari dulu saya cuma mainin facebook saja, kali ini saya mencoba mendua yang nggak jauh-jauh dari facebook. Saya pikir yang paling deket dari facebook ya instagram. Gitu ceritanya sodara-sodara.

Terus intinya apa?

Ya karena akun instagram saya ini baru dibuat jadi belum banyak followernya. Saya cuma pengen saling follow aja yang kebetulan punya akun instagram gitu...

Jadi tulisan diatas tadi cuma pembuka dari orang fakir follower?

Ya gitulah... pokoknya yuk saling follow...
 πŸ‘‰ @haris_luqman_hakim

12 Jan 2017

Nak, Jangan Protes Sama Bapak Guru

Beberapa hari terakhir murid-murid saya protes gara-gara jarang olahraga. Yah walaupun mereka protesnya nggak sampai turun ke jalan dan melakukan aksi damai di depan Balai Desa. Yang mereka tahu jam olahraga ya hukumnya wajib olahraga, nggak peduli ini lagi musim hujan. Mereka nggak setuju kalau jam olahraga saya isi dengan materi di dalam kelas.

Murid macam apa ini yang menuntut Gurunya nurut dengan apa yang mereka inginkan. Mereka belum tahu kalau semua nilai olahraga di raportnya ada pada kekuasaan saya. Hahahahahaha... πŸ‘Ώ

 
Hujan memang sering turun dalam beberapa hari terakhir ini, dari malam sampai pagi. Pagi sampai malam. Sepertinya hujan sedang semangat-semangatnya membasahi Kecamatan Mayong.

Sekarang SD Negeri Pule Kecamatan Mayong Jepara sedang mendapatkan durian runtuh. Bantuan peralatan olahraga dari Dinas yang nilanya cukup fantastis. Bisa dibilang sekarang untuk peralatan olahraga lebih dari cukup. Makanya anak-anak juga terlihat sedang semangat-semangatnya. 


Nak, Jangan Protes Sama Bapak Guru

Wajar saja, sebelum saya masuk SD sini anak-anak nggak pernah tahu dan jarang mendapatkan materi olahraga yang sebagaimana mestinya. Ini mengingatkan saya pada awal-awal masuk ke sini. Saya sempet ngeluh karena minimnya peralatan olahraga yang dimiliki SD ini. Nggak cuma peralatan, ternyata di Desa ini juga nggak punya lapangan yang layak untuk anak-anak berolahraga. Hanya ada tanah lapang yang nggak seberapa luas dan tanpa perawatan.

Lucunya setiap saya memberikan materi kepada anak-anak, mereka semua jadi terheran-heran dengan semua materi olahraga yang saya sampaikan. Mereka seperti baru menemukan sesuatu yang berbeda. Diajak pemanasan saja mereka kesulitan menirukan gerakan-gerakan yang saya praktikkan di depan mereka.

Saya seperti dibuang ke luar angkasa dan mendapatkan misi ngajar menggunakan Kurikulum 13 anak-anak alien. Dan mereka harus bisa jago olahraga semua sebelum saya ditarik lagi ke bumi.

Suatu ketika saya pernah memberikan materi Lempar Roket. Untuk temen-temen semua yang nggak tahu Lempar Roket itu seperti apa dan nggak tahu Lempar Roket itu kayak apa. Temen-temen tahu Lempar Lembing? 


Nak, Jangan Protes Sama Bapak Guru

Nah... kurang lebih tekhniknya sama dengan Lempar Lembing, yang membedakannya hanya alat yang dipakai saja. Atau bisa baca postingan saya yang berjudul Prosedur dan Cara Lempar Turbo 😝

Ada yang sebelum melempar Roket ngasih tiupan jigong di ujung Roketnya. Saya yakin ini anak pasti keseringan main pesawat-pesawatan dari kertas. Masih ingat kan kalau dulu saat kita kecil main pesawat-pesawatan dari kertas? Sebelum kita terbangkan pasti ujung pesawat kertasnya kita tiup dulu. Saya sendiri juga nggak tahu ritual niup-meniup berpengaruh seberapa besar untuk si pesawat.

Untung saja para pilot kita yang sewaktu kecil suka main pesawat kertas nggak melakukan hal yang sama. Saya nggak pernah lihat ada pilot niup ujung moncong pesawat sebelum mereka menerbangkan pesawat mereka.

Sepertinya sudah cukup postingan kali ini, saya males nulis panjang-panjang karena butuh waktu lagi. Nulis kayak gini aja nyari waktunya susah banget. Bye...πŸ‘‹

5 Jan 2017

Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono

Satu lagi tempat makan di Jepara untuk para pecinta ayam dan bebek goreng kremes. Dan jangan heran dengan tempat makannya yang memang terlihat biasa saja, hampir tidak terlihat seperti tempat makan pada umumnya. Jika kita masuk kedalam akan ada 3 meja besar dan di sekeliling meja-meja tersebut ada kursi panjang.

Pengunjung akan duduk bersama walaupun nggak saling mengenal. Jika jam makan siang tempat ini akan penuh dengan pengunjung. Telat sedikit saya jamin nggak akan kebagian karena memang tempat ini jadi favorit para pecinta bebek. 


Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono

Ukuran bebeknya juga nggak bikin nyesel, lumayan besar dan berdaging tebal. Sambal dan kremesnya bener-bener kurang ajar, karena bisa menghabiskan banyak nasi.

Untuk sambalnya ada dua pilihan, yang pertama sambal korek dan sambal terasi.


Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono

Bila ada yang nggak suka dengan bebek, disini juga tersedia ayam. Jangan kwatir, ayamnya nggak kalah enak dengan bebeknya. Cuma memang bebek disini menjadi primadona semua pengunjung.

Bisa dibilang saya lumayan sering mampir kesini, dan saya pribadi merekomendasikan Rumah Makan Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono jadi salah satu pilihan untuk teman-teman yang mungkin sedang berwisata kulineran di Jepara. 

Jepara: Ayam Goreng dan Bebek Goreng Kremes Pak Pono

πŸ”–Harga satu porsi kisaran Rp. 20.000an *harga bisa berubah kapan saja.

✅Alamat: Kurang lebih 300 meter dari Tugu Kartini kearah Jalan HOS. Cokroaminoto Jepara sebelah kiri jalan tepat didepan BPR JEPARA ARTA.