Feb 2, 2017

Follbacknya Kaka...

Hay...

Akhirnya saya bisa bikin celotehan yang nggak penting lagi disini. Sebetulnya saya nggak ada kesibukan di awal tahun ini. Saya benar-benar memanfatkan waktu untuk sedikit bersantai sebelum membuat laporan keuangan di bulan Maret nanti. Agak bingung juga mau bahas apa, soalnya memang nggak ada yang menarik untuk dibahas.

Tapi saya mencoba nyari topik yang sedikit memaksa untuk dibagikan kepada pembaca. Paling tidak saya berusaha untuk mengisi beberapa postingan di bulan ini.

Postingan ini saya tulis langsung dari kantor dengan memanfaatkan wifinya lho...

☝ Jadi mau bahas topik apa sekarang?

Sebentar... saya masih berpikir mau bahas apa 🙇

Ah... saya sepertinya kehilangan mood untuk mikir yang berat-berat. Oh ya saya sekarang punya instagram.

Follbacknya Kaka...

Nggak kaget ya?

Nggak tertarik ya?

Oke... saya bisa ngerti kok 😭

Sejak lama saya menjadi pecinta Nokia garis keras dan nggak mau berpaling dari Nokia 1202. Walaupun smartphone merajalela di jual di counter HP, saya nggak pernah tergoda untuk ganti HP. Ini indikasi setia dengan HP lama atau memang saya nggak mampu untuk beli. Cuma ya itulah, saya lebih milih beli susunya Hafizh dari pada mikir HP baru. #AyahHebat #AyahGakButuhSmartphone
 

Sampai-sampai temen sekantor saya mungkin ngerasa gemes sama saya. Bukan karena wajah saya masuk kategori 7 pria ngegemesin versi On The Spot ya. Karena saya dari dulu nggak gaul soal perHPan. Kayaknya kok nggak enak baca perHPan ya, hmmm saya ralat saja. Karena saya dari dulu nggak gaul soal ponsel.

Saya sering dihujat, dibully, dicium. Eh... yang terakhir nggak ya. Apa yang salah dengan HP jadul gitu? Maksud saya walaupun jadul toh fungsinya sama, bisa untuk telfon, bisa untuk SMSan, bisa untuk PHPin selingkuhan juga. Kurang apa coba?

Mungkin yang dimaksud temen saya beli smartphone biar bisa main sosial media. Untuk sosial media sendiri saya agak ngerasa bingung karena saking banyaknya pilihan. Sosial media yang saya punya cuma muka buku atau biar keren orang menyebutnya facebook.

Lhohhh... katanya punya instagram juga?

Tenangkan amarahmu sodara-sodara. Ceritanya gini kenapa saya kok sampai akhirnya bikin akun instagram juga. Pada suatu hari yang panas dan bikin gerah masyarakat Jepara dan sekitarnya. Saya pulang dari sekolah menuju rumah, setelah sampai rumah saya dikejutkan dengan HP yang dibelikan Mama.

Ternyata mertua nggak segalak yang dibayangkan kan 😁

Bisa jadi setelah menginap beberapa malam dirumah kami, Mama merasa iba melihat HP Nokia 1202 yang setiap hari dibawa menantunya kemana-mana.

Emang dasarnya darah gembel, ya saya langsung terima saja HP pembelian dari Mama. Saya nggak ngelihat dari harganya sih tapi namanya pemberian orang tua ya saya sangat menghargai itu. Lha wong HP yang Nokia 1202 itu saja dulu juga pemberian dari Bapak saya sewaktu masih sekolah. Toh masih saya pakai sebelum dapet hadiah HP baru.

Karena dari dulu saya cuma mainin facebook saja, kali ini saya mencoba mendua yang nggak jauh-jauh dari facebook. Saya pikir yang paling deket dari facebook ya instagram. Gitu ceritanya sodara-sodara.

Terus intinya apa?

Ya karena akun instagram saya ini baru dibuat jadi belum banyak followernya. Saya cuma pengen saling follow aja yang kebetulan punya akun instagram gitu...

Jadi tulisan diatas tadi cuma pembuka dari orang fakir follower?

Ya gitulah... pokoknya yuk saling follow...
 👉 @haris_luqman_hakim

Artikel Terkait

Saya suka nulis hal-hal yang dianggap gak PENTING, selain nulis di blog saya juga sibuk ngajar di Sekolah Dasar. Jadi kalau ada yang mau FOLLOW blog saya janganlah malu-malu, karena saya juga akan memberikan FOLLBACK.
Baca profil lengkap saya DI SINI